Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asam Urat

Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asam UratPenyakit asam urat adalah penyakit yang ditandai dengan timbulnya rasa nyeri pada persendian terutama pada jempol kaki yang kemudian menjalar hingga persendian kaki secara keseluruhan.

Rasa nyeri tersebut nantinya diikuti dengan pembengkakan di area persendian yang sakit.

Penyakit asam urat bisa diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem metabolisme tubuh yang disebabkan oleh zat purin yang tinggi dalam organ vital tubuh.

Agar dapat mengetahui cara penanganan dan pengobatan penyakit asam urat secara tepat, maka kita harus mengetahui tahapan-tahapan penyakit tersebut agar penanganan yang dilakukan bisa dengan benar.

Penyakit Asam Urat Tahap I

Tahap ini disebut dengan Hiperurikemia Asimtomatik. Pada tahap ini kadar asam urat dalam tubuh bisa dikatakan tinggi namun tidak sampai menimbulkan gejala yang berarti.

Pada tahap ini biasanya sebagian orang melakukan pengecekan kesehatan melalui tes darah dan mengukur jumlah asam urat yang terkandung dalam sistem peredaran darahnya.

Bagi penderita dalam tahap ini belum dilakukan perawatan. Hanya saja pasien tetap dianjurkan untuk tetap menjaga asupan makanan sehat.

Penyakit Asam Urat Tahap II

Tahap ini disebut dengan serangan penyakit asam urat akut.

Jika tahap pertama tidak diabaikan begitu saja, maka penderita akan mengalami tahap selanjutnya dimana  terjadi penumpukan kristal natrium urat dalam persendian. Kristal ini nantinya merangsang pelepasan mediator inflamasi yang akan menimbulkan serangan akut.

Pada tahap ini biasanya pasien akan terbangun di malam hari dan merasakan nyeri pada salah satu persendian. Tak jarang akan terjadi pembengkakan pada sendi tersebut.

Gejala yang timbul dalam tahap ini adalah nyeri yang tak tertahankan dan peradangan sendi akan terasa sangat sensitif saat disentuh, timbul kemerahan pada area sendi yang sakit dan rasa gatal.

Gejala lain yang muncul adalah demam, malaise dan menggigil. Rasa sakit pada daerah persendian ini akan hilang dengan sendirinya dalam 3-10 hari bahkan tanpa pengobatan.

Penyakit Asam Urat Tahap III

Tahap ini disebut tahap interval kritis. Tahap ini terjadi setelah 6 bulan sampai dua tahun dari tahap kedua. Tahap ini merupakan tahap yang tepat untuk mencegah serangan berikutnya yang bisa semakin parah.

Pada saat diteliti secara klinis, penyakit asam urat pada tahap ini tidak aktif namun masih tetap ada dalam tubuh yang memungkinkan untuk dapat berkembang jika tidak diobati dengan segera.

Penyakit Asam Urat Tahap IV

Tahap ini disebut dengan penyakit asam urat tingkat lanjut atau tofus. Pada tahap ini gejala dan efek dari penyakit ini sudah menetap. Asam urat dalam sudah mengalami pengkristalan dalam jumlah besar di tulang rawan dan tendon serta jaringan lunak dalam tubuh.

Penderita akan mengalami berbagai macam gejala seperti merasakan sendi yang kaku, nyeri pada persendian secara terus menerus, keterbatasan pergerakan sendi, timbul luka dengan nanah putih di daerah persendian dan yang semakin parah adalah fungsi ginjal akan semakin memburuk.

Pada tahap ini tidak heran jika penderita akan mengalami batu ginjal. Pada tahap ini, pasien tentu harus mendapatkan perawatan intensif dari dokternya. Dokter akan memberikan obat penahan rasa sakit dan sebagainya. Pastikan pasien hanya akan mengonsumsi obat-obatan dengan resep dokter sesuai dengan yang dianjurkan.

Pada tahap ini juga, asupan makanan menjadi sangat terbatas karena pasien akan mempunyai banyak pantangan makanan yang harus dipatuhi agar penyakit asam uratnya tidak semakin parah dan bisa disembuhkan.